Sanat Al-Qur’an KH. Muntaha Al Hafidz


Sanat Al-Qur’an KH. Muntaha Al-Hafidz
Wonosobo 1. Allah Subhanahu Wa Ta’ala
2. Malaikat Jibril Alaihi Salam
3. Nabi Muhammad SAW.
4. Ubay Bin Ka’ab R.A
5. Utsman Bin Affan R.A
6. Abdullah Abu Abdirrahman As Salami 7. Imam ’Asim Bin Abinnujud
8. Hafsh bin Sulaiman
9. Ubaid bin Ash Shobah
10. Ahmad Bin Sahl Abil Abbas Ahmad Al Asynani. 11. Abul Hasan Thahir Al Halabi
12. Utsman Abu Amr Ad Dani
13. Abu Dawud Asy Syaikh Sulaiman Bin Najah 14. Al Husain Al Qadli Bin Abi Al Ahwash
15. Asy Syaikh Abul Hasan Al Qoijathi Ali Bin Umar. 16. Asy Syaikh Abu Ja’far Ahmad Bin Yusuf 17. Abu Abdillah Muhammad Bin Ahmad
18. Muhammad Bin Al Jaziri
19. Asy Syaikh Ahmad Al Masiri
20. Asy Syaikh Muhamad Bin Ja’far
21. Nashirudddin Ath Thablawi
22. Asy Syaikh Syahadzah Al Yamani 23. Asy Syaikh Abdul Haq As Sinbathi
24. Asy Syaikh Abdurrahman Al Yamani
25. Asy Syaikh Muhammad Al Baqri
26. Asy Syaikh Ali Ar Rumki
27. Asy Syaikh Ismail
28. Asy Syaikh Abdul Karim & Asy Syaikh Ali Al Maihi 29. Asy Syaikh Ahmad Ibnu Umar
30. Asy Syaikh Abdurrohan Asy Syafi’i
31. Asy Syaikh Ahmad Bin Abdurrohman
32. Asy Syaikh Hasan al Awadili
33. Asy Syaikh Ahmad Al Asqothi
34. Al Imam Muhammad Al Hamshoni 35. Asy Syaikh Muhammad Tholl
36. Asy Syaikh Abduh Al Fawwal
37. Asy Syaikh Abduh An Naqqos
38. Asy Syaikh Ayyub Luth
39. Al Imam Asy Syaikh Abdullah Luth
40. Al Imam Muhammad Abdul ’Iz Ad Dimyathi 41. Al Imam Ahmad Al Haruni
42. Asy Syaikh Sa’ad ’Antar
43. Asy Syaikh Yusuf Ad Dimyathi
44. Asy Syaikh KH. Munawwir Krapyak
45. Asy Syaikh KH. Muntaha Wonosobo & Asy Syaikh KH. Muhammad Arwani Kudus 46. Asy Syaikh KH. As’ad Alhafidz

Sanat Al-Qur’an KH. Muntaha Al Hafidz


Sanat Al-Qur’an KH. Muntaha Al-Hafidz
Wonosobo 1. Allah Subhanahu Wa Ta’ala
2. Malaikat Jibril Alaihi Salam
3. Nabi Muhammad SAW.
4. Ubay Bin Ka’ab R.A
5. Utsman Bin Affan R.A
6. Abdullah Abu Abdirrahman As Salami 7. Imam ’Asim Bin Abinnujud
8. Hafsh bin Sulaiman
9. Ubaid bin Ash Shobah
10. Ahmad Bin Sahl Abil Abbas Ahmad Al Asynani. 11. Abul Hasan Thahir Al Halabi
12. Utsman Abu Amr Ad Dani
13. Abu Dawud Asy Syaikh Sulaiman Bin Najah 14. Al Husain Al Qadli Bin Abi Al Ahwash
15. Asy Syaikh Abul Hasan Al Qoijathi Ali Bin Umar. 16. Asy Syaikh Abu Ja’far Ahmad Bin Yusuf 17. Abu Abdillah Muhammad Bin Ahmad
18. Muhammad Bin Al Jaziri
19. Asy Syaikh Ahmad Al Masiri
20. Asy Syaikh Muhamad Bin Ja’far
21. Nashirudddin Ath Thablawi
22. Asy Syaikh Syahadzah Al Yamani 23. Asy Syaikh Abdul Haq As Sinbathi
24. Asy Syaikh Abdurrahman Al Yamani
25. Asy Syaikh Muhammad Al Baqri
26. Asy Syaikh Ali Ar Rumki
27. Asy Syaikh Ismail
28. Asy Syaikh Abdul Karim & Asy Syaikh Ali Al Maihi 29. Asy Syaikh Ahmad Ibnu Umar
30. Asy Syaikh Abdurrohan Asy Syafi’i
31. Asy Syaikh Ahmad Bin Abdurrohman
32. Asy Syaikh Hasan al Awadili
33. Asy Syaikh Ahmad Al Asqothi
34. Al Imam Muhammad Al Hamshoni 35. Asy Syaikh Muhammad Tholl
36. Asy Syaikh Abduh Al Fawwal
37. Asy Syaikh Abduh An Naqqos
38. Asy Syaikh Ayyub Luth
39. Al Imam Asy Syaikh Abdullah Luth
40. Al Imam Muhammad Abdul ’Iz Ad Dimyathi 41. Al Imam Ahmad Al Haruni
42. Asy Syaikh Sa’ad ’Antar
43. Asy Syaikh Yusuf Ad Dimyathi
44. Asy Syaikh KH. Munawwir Krapyak
45. Asy Syaikh KH. Muntaha Wonosobo & Asy Syaikh KH. Muhammad Arwani Kudus 46. Asy Syaikh KH. As’ad Alhafidz

INSAN KAMIL AL-JILI


Konsep Insan Kamil Al-Jili

 
Lawlaaka lawlaaka lamaa khalaqtu al-aflaak, walawlaaka, lamaa azhhartu ilaahi rububiyyati.
(Al-hadis al-Qudsi)

 

A. Biografi Singkat al-Jili
Abd al-Karim Qutbuddin bin Ibrahim al-Jīlī lahiri pada 1365/1366 AD, dan mungkin dia wafat kira-kira 1406 sampai 1417M, tapi beberapa sumber mengatakan dia meninggal pada 1424M. Dia juga Syeikh, seorang keturunan Abdul Qadir Al-Jilani. Ia belajar di Yaman 1393-1403 dan menulis lebih dari tiga puluh karya. Tulisannya sangat dipengaruhi oleh Ibn al-Araby, seoarang mistikus Spanyol dari abad ke-13. tulisan Jili telah mempengaruhi banyak orang di dunia Muslim termasuk Allama Iqbal, seorang penyair muslim dari India. Yang paling terkenal dari opus-nya adalah al Insan Kamil Fima’rifat al-Awaakhir wa al-Awaail. Sebenarnya, Insan Kamil (Manusia Sempurna) adalah kontinuitas dari ajaran Ibnu al-Arabi pada struktur realitas dan kesempurnaan manusia meskipun usia gagasan ini setua tasawwuf itu sendiri.(1) Ini dianggap salah satu karya sastra sufi yang menjadi haknya sendiri.
Dalam bukunya, lebih dari sekali ia menyebut ‘Abd al-Qadir sebagai “tuan kami” (Syaikhuna). Hal ini mengindikasikan bahwa Al-Jili adalah salah satu anggota thariqah-nya. Para penulis biografi Muslim tidak memberikan banyak perhatian untuk dia, tapi dia menyatakan dia tinggal di Zabid, Yaman bersama dengan gurunya, Syaraf al-Din Ismail bin Ibrahim al-Jabarti, dan sebelum itu ia mengunjungi India.
Sebagai penulis, dia tidak bisa dikatakan tidak berbakat, meskipun karya-karyanya lebih mirip dengan karya mistik daripada literatur sastra. Selain beberapa puisi yang dia suka, dia juga memperkenalkan maqaamas dalam prosa lirik dan perumpamaan (mitsaal) tentang mitologi Plato.

B. Konsep Insan Kamil (Manusia Sempurna)
1. Definisi
Nabi bersabda “Khalaqa al-Rahmanu Adama bishuratihi” Tuhan menciptakan Adam (manusia) menurut citra-Nya.” Dan Alam semesta diciptakan dalam citra manusia.(2) Pernyataan ini adalah argumentasi akan adanya Manusia Sempurna. Kata Insan berasal dari berbagai turunan kata. Ada yang mengatakan ia berasal dari uns (cinta), mungkin juga berasal dari nas, (lupa), karena kehidupan di bumi dimulai pada lupa dan berakhir pada lupa. Ada yang mengatakan berasal dari ‘Ayn san, (seperti mata), Manusia adalah mata yang melaluinya Allah dapat melihat sifa-sifat dan Asma-asma-Nya dalam batasan-batasan tertentu. Insan al-Kamil, dengan demikian merupakan cermin di mana sifat-sifat Allah dan Asma-Nya sepenuhnya tercermin.(3) Mudahnya, Insan Kamil adalah manusia yang mencerminkan semua nama Allah dan sifat-sifat-Nya dalam segala aspek kehidupannya.

2. Penjelasan lebih lanjut
Al-Jili termasuk ke dalam golongan yang memiliki pemikiran dan keyakinan bahwa yang ada adalah satu (wihdatul wujud), dan semua variasi yang tampak adalah modus, aspek dan aktualisasi realitas, bahkan fenomena adalah ekspresi eksternal dari “ada yang nyata.” Ia mendefinisikan esensi sebagai sesuatu dimana atribut dan nama dinisbatkan kepadanya. maka esensi bisa berwujud (maujud) atau non-wujud (mumtani ‘al-maujud) yang ada hanya namanya seperti burung al-Anqa’.(4) Kemudian, esensi yang memiliki wujud dibagi menjadi dua macam. Yang pertama adalah wujud murni (Pure Being/ Wajib al-maujud), yaitu Tuhan, dan yang kedua adalah ada yang bercampur kemungkinannya dengan ketiadaan (mumkin al-maujud), yaitu dunia makhluk.
Al-Jili hampir mengulangi apa yang Ibnu ‘Arabi dan al-Hallaj katakan, bahwa esensi inti dari Tuhan adalah Cinta. Sebelum penciptaan, Tuhan mencintai diri-Nya dalam kesatuan mutlak. Dan melalui cinta Ia membuat diri-Nya terlihat dari ketiadaan (al-’Amaa) tanpa asma ‘dan sifat. Proses ini adalah apa yang al-Jili sebut dengan langkah Ahadiyyah/ tajalliyatuLlah pertama. Kemudian, karena kehendak-Nya untuk melihat bahwa cinta dalam kesendirian tidak memerlukan keserbalainan dan dualitas sebagai subjek eksternal,(5) Dia munculkan citra-Nya dari ketiadaan yang padanya Dia berikan semua atribut-Nya dan nama-Nya (Huwiyyah / langkah kedua). Allah menunjukkan Asma-Nya ‘dan sifat bagi semua makhluk-Nya. Di antara seluruh makhluk-Nya, citra Allah yang terbaik adalah Adam (manusia) yang merupakan tempat dan sarana manifestasi Allah. maka sifat ke-ilahian terobyeksikan dalam kemanusiaan. Namun demikian, tajalli-Nya untuk manusia bervariasi, dan tajalliyatuLlah yang paling sempurna adalah Insan al-Kamil (Aniyah / langkah terakhir).
Semua makhluk adalah cermin, tempat untuk mencerminkan Kecantikan Absolut. Apa yang kita sebut dunia tidak lain hanyalah manifestasi Allah. hanya yang Allah hadir dan ada dalam kekekalan (‘Azali) di Dark Mist/ kabut kegelapan ( Amaa ‘) yang juga disebut dengan Realitasnya realitas, harta Tersembunyi dan Putih (Murni) cempaka, jadi sekarang Dia hadir dalam segala hal tanpa inkarnasi (hulul ) dan campuran (imtizaj). Ia mewujud kedalam setiap bagian atom dari fenomena dunia tanpa menjadi banyak.(6)
keburukan mempunyai tempat yang sama di struktur eksistensi sebagaimana keindahan, keduanya sama-sama berada dalam kesempurnaan ilahi. Dengan demikian, kejahatan juga relatif. Kafir dan dosa adalah dampak dari kegiatan Allah dan bahkan merupakan sesuatu yang memperkuat kesempurnaan-Nya. Bahkan, setan juga memuliakan Allah, karena pemberontakan itu berada dalam kekuasaan Allah. Namun, Allah menunjukkan diriNya kurang sempurna dalam beberapa aspek dalam Iblis seperti Keagungan dan Kemarahan yang bertentangan dengan sifat-Nya yang lain seperti Kecantikan dan Kasih.(7)
Al-Jili menyebut Insan Kamil sebagai wali (penjaga) alam semesta, Qutb atau poros orbit dimana ada (being) berputar dari awal sampai akhir. Dia adalah penyebab utama penciptaan, ia adalah media Tuhan untuk melihat-Nya, karena nama-nama ilahi (Asma ‘) dan atribut (sifat) tidak bisa dilihat sepenuhnya kecuali dalam Insan Kamil. Karena itu, ia menjadi mediator dan kuasa kosmis yang menyatukan antara The Plural (yang jamak) dan The One (Maha Tunggal). Oleh karena itu viabilitas (kelangsungan hidup) alam ada tergantung padanya. Jadi, ia benar-benar menjadi khalifatuLlah fi al-ardh yang mengontrol keseimbangan dunia. Jika tidak ada Insan al-Kamil di dunia, niscaya tibalah waktu akhir sejarah dunia ini.
Semua orang berpotensi menjadi sempurna, tetapi sedikit dari mereka yang benar-benar sempurna. Mereka yang sempurna dalam aktualisasi adalah nabi dan orang suci (wali). Namun, karena variasi kesempurnan yang mereka miliki, masing-masing memiliki kemampuan yang berbeda untuk menerima pencerahan. Jadi, salah satu dari mereka harus ada yang lebih tinggi dari yang lain. Dan Manusia Sempurna yang Absolute menurut Al-Jili adalah Nabi Muhammad SAW. Dia juga menjelaskan bahwa Insan al-Kamil selamanya adalah manifestasi eksternal dari esensi Muhammad (haqiqah al-Muhammadiyyah) yang memiliki kekuatan untuk memiliki bentuk apa pun ia inginkan secara kondisional di setiap waktu. Al-Jili mengakui bahwa ia pernah bertemu dengan Nabi dalam bentuk gurunya Syaraf al-Din Ismail al-Jabarti.

3. Cara untuk mencapai Insan al-Kamil
Bagi Al-Jili, manusia dapat mencapai riil dirinya menjadi Manusia Sempurna dengan melakukan pelatihan spiritual dan pendakian mistis. Dan pada saat yang sama, The Absolute (yang Maha Mutlak) akan turun dalam dirinya melalui beberapa tingkatan. Ada empat tingkat yang harus dilalui oleh seorang Sufi untuk menjadi Insan Kamil:
1. Meditasi dalam aksi/ af’al (pencerahan tindakan). Pada tahap ini, ia merasa bahwa Allah menembus seluruh obyek dunia. Adalah Dia yang menggerakkan mereka dan pada akhirnya Dia juga bertanggung jawab atas istirahat (diamnya) mereka.
2. Meditasi dalam nama (pencerahan nama). Sufi menerima misteri yang disampaikan oleh setiap nama Allah, dan ia sangat menyatu ke nama-nama itu, karena itu ia menjawab setiap doa-doa orang-orang yang memanggil nama itu. sebagaimana jika sang pecinta mendengar nama kekasihnya disebut ia akan menyahut “siapa tadi yang memanggilku?”
3. Meditasi dalam atribut (pencerahan sifat). Ia melebur di dalamnya, dalam esensi ke-ilahiyah-an yang memiliki beberapa sifat seperti: kehidupan, pengetahuan, kekuatan, keinginan dan lain-lain. misalnya apabila ia telah mendapatkan pencerahan sifat berupa pengetahuan, niscaya ia akan mengetahui apapun baik yang telah terjadi dan akan terjadi.
4. pencerahan esensi. Pada tahap ini ia menjadi sempurna mutlak. Semua atribut itu menghilang, dan kemudian Sang Absolute datang ke dalam dirinya sendiri. Kemudian matanya adalah mata Tuhan, kata-katanya adalah kata-kata Tuhan, hidupnya adalah hidup Allah. Dia telah benar-benar menjadi Manusia Sempurna sejati.

C. Penutup
Meskipun begitu, bagi Insan Kamil, Tuhan bukanlah sama dengan makhluk-Nya. begitu juga makhluk bukan persamaan pencipta-Nya.(8) ia hanyalah pengetahuan kita bahwa kita adalah bayangan dari-Nya dan Dia adalah Obyek abadi yang kita cerminkan. Ini bukan persamaan dan inkarnasi. Allah adalah Allah dan hamba adalah hamba. Tuhan tidak pernah menjadi hamba dan hamba tidak pernah menjadi Allah. Bahkan, Insan al-Kamil hanya sebuah kenyataan (haqq) bukan yang Realitas yang sesungguhnya (Al-Haqq). Tapi, ia menunjukkan dirinya di cermin kesadaran sebagai Tuhan dan Manusia.

D. Catatan Akhir
(1) Karena hampir setiap sufi memiliki konsep tertentu tentang Insan al-Kamil seperti Abu Yazid al-Busthami, Abd al-Qadir al-Jailani dan lain-lain. bahkan tokoh filsafat seperti Nietzsche pun memiliki gambaran mansia ideal yang ia sebut sebagai Ubermensch. Lihat: RA Nicholson, Tasawuf Cinta, Studi Atas Ttga Sufi: Ibnu Abi Al-Khair, Al-Jili Dan Ibn Al-Faridh. Terjemahan Studi di Atas Tasawuf Islam. Bandung: Mizan 2003. hal: 115.
(2)Ibid. hal: 161.
(3) Studies in Tasawwuf, Khan Sahib Khan Khaja. Delhi, Idarah-I Adabiyat-I Delli: 1978. hal: 78.
(4) Al-Anqa ‘adalah burung mitos Arab. Beberapa orang mengatakan itu raja seluruh burung. Yang lainnya sering mengatakan al-Anqa’ mencuri anak-anak untuk makan mereka. Kita bisa membandingkannya dengan Buto Ijo atau Nyi Roro Kidul dalam budaya Jawa.
(5) alasan ini menurut saya bertentangan dengan sumber lain yang diambil dari hadits, Allah adalah “harta tersembunyi” dan Dia ingin dikenal karena itu ia menciptakan makhluk sebagai layar dari Dia sendiri.
(6) a History of Muslim Philosophy hal: 845.
(7) Mungkin, dari pandangan inilah muncul konsep wihdatul adyan (kesatuan agama-agama). Al-Jili mengatakan bahwa orang-orang Paganis (penyembah berhala) sebenarnya juga memuliakan Tuhan. tetapi mereka tersesat ketika melihat potret Tuhan yang terefleksi pada selain-Nya, maka mereka tidak lagi menyembah Tuhan yang sebetulnya melainkan sesuatu yang mereka lihat sebagai cerminan Tuhan. jadi sebetulnya mereka adalah dewa bagi diri mereka sendiri. Namun, Al-Jili masih berpendapat bahwa penyembahan yangi sempurna adalah ibadah agama Islam dan kemudian agama Samawi lainnya.
(8) Dari pernyataan itu jelas menyatakan perbedaan konsep wihdatul wujud dari materialisme dan naturalisme yang menganggap Allah adalah alam semesta itu sendiri.

E. Referensi

– Khaja Khan, Khan Sahib. Studies in Tasawwuf, Delhi, Idarah-I Adabiyat-I Delli: 1978.
– Nicholson, R.A. Tasawuf Cinta, Studi Atas Ttga Sufi: Ibnu Abi Al-Khair, Al-Jili Dan Ibn Al-Faridh. Terjemahan Studi di Atas Tasawuf Islam. Bandung, Mizan: 2003.
– A History of Muslim Philosophy

copas


Cerita Unik dan Menarik – Atom unik-go.blogspot.com | Kumpulan cerita misteri dan
fakta yang unik dan menarik di dunia Cerita Unik dan Menarik Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) 10 Bencana Kapal Terburuk dalam Sejarah | Kita semua tahu tentang kisah tragis RMS Titanic yang semakin populer setelah film “Titanic”, tetapi apakah anda tahu bahwa Titanic merupakan kecelakan kapal non-milite ketiga yang terburuk pernah tercatat? Ada dua bencana lagi yang lebih buruk dan bahkan lebih mematikan daripada kapal laut yang terkenal tersebut. Baca terus untuk mengetahui sepuluh satu bencana maritim yang paling menakutkan yang pernah didokumentasikan. 1. MV Wilhelm Gustloff Pada bulan Januari tahun 1945, kapal Jerman ini terkena tiga torpedo di Laut Baltik saat turut berpartisipasi dalam evakuasi warga sipil, personil militer, dan pejabat Nazi yang dikelilingi oleh Tentara Merah di Prusia Timur. Setelah tertembak di sisi kanan, kapal itu tenggelam dalam waktu kurang dari 45 menit. 9.400 orang diperkirakan tewas dalam bencana ini. Kejadian ini menyebabkan kerugian terbesar yang pernah diketahui dalam sejarah maritim tenggelamnya kapal. 2. MV Doña Paz Kapal ini merupakan kapal feri dengan penumpang dari Filipina, tenggelam setelah bertabrakan dengan Vector MT pada tanggal 20 Desember 1987. Dengan korban tewas diperkirakan sebanyak 4.375 orang, tabrakan mengakibatkan bencana kapal feri paling mematikan dalam masa damai. Tabrakan terjadi pada saat sebagian besar penumpang sedang tidur pada malam 20 Desember dan saat itu Vector sedang mengangkut 8.800 barel bensin. Dampaknya menyebabkan kebakaran yang dengan cepat menyebar ke Doña Paz. 3. RMS Lusitania Kapal laut Inggris ini sedang dalam rute pelayaran antara Liverpool, Inggris dan New York City. Saat itu sedang berkecamuk Perang Dunia I, dan kapal RMS Lusitania dihantam torpedo Jerman pada tanggal 7 Mei
1915, dan kemudian tenggelam dalam waktu hanya 18 menit setelah tembakan.Bencana menewaskan 1.198 dari 1.959 orang di atas kapal. 4. RMS Lancastria Kapal laut Inggris ini dikomandoi oleh pemerintah selama Perang Dunia II, dan tenggelam pada tanggal 17 Juni 1940, mengakibatkan hilangnya lebih dari 4.000 nyawa. Hal ini dianggap sebagai kecelakan kapal tunggal terburuk dalam sejarah inggris. Bencana ini menelan korban jiwa yang lebih besar dari gabungan korban Titanic dan Lusitania. 5. RMS Empress of Ireland Kapal laut Kanada ini tenggelam di Sungai Saint Lawrence setelah bertabrakan dengan collier Norwegia pada dini hari tanggal 29 Mei 1914. Kecelakaan itu merenggut nyawa 1.012 orang (840 penumpang, 172 awak). Collier kecil menabrak sisi kanan kapal karena kabut tebal. Banyak orang di bagian bawah kapal tenggelam seketika. dari kejadian ini hanya 465 orang yang selamat. 6. MV Goya Pada tanggal 16 April 1945, kapal transportasi Jerman ini bermuatan 6.100 penumpang yang terdokumentasikan di papan nama penumpang (dan mungkin ratusan lagi tak tercatat), kapal ini diserang oleh kapal selam Soviet di Laut Baltik, dan saat itu tercatat sebagai masa Perang Dunia II. Hanya tujuh menit setelah tertempak torpedo, kapal tenggelam, dan membunuh hampir semua penumpang dan awak kapal, baik di dalam kapal, atau di luar, tenggelam dan terkena hipotermia di perairan dingin. Berdasarkan jumlah korban, bencana ini sebagian besar diyakini sebagai yang kedua terburuk dalam sejarah maritim. Kapal itu sarat dengan penumpang perempuan dan anak-anak dan hanya dua anak yang termasuk di antara 183 penumpang dari yang selamat. 7. USS Indianapolis (CA-35) Pada tanggal 30 Juli 1945, tak lama setelah memberikan kabar untuk bom atom pertama yang akan digunakan dalam pertempuran ke basis udara Amerika Serikat di Tinian, kapal itu ditorpedo oleh kapal selam Angkatan Laut Kekaisaran Jepang I-58, dan tenggelam hanya dalam waktu 12 menit. Dari 1.196 awak kapal, sekitar 300 turun dengan kapal. Para penumpang yang tersisa sejumlah 900 orang dihadapkan pada serangan eksposur, dehidrasi dan hiu, mereka menunggu bantuan sementara mengambang dengan sekoci dengan sedikit atau hampir tidak ada makanan atau air. Hanya 317 pelaut selamat. Indianapolis adalah kapal besar US Navy terakhir yang tenggelam oleh aksi musuh dalam Perang Dunia II. 8. MV Le Joola Kapan Ini milik pemerintah Senegal dan terbalik di lepas pantai Gambia pada tanggal 26 September 2002,
yang mengakibatkan kematian sedikitnya 1.863 orang. Tenggelamnya feri Le Joola dianggap kedua terburuk dalam sejarah tenggelamnya kapal non- militer dengan berdasarkan jumlah nyawa yang hilang, setelah Paz Doña. Feri tersebut dilaporkan kelebihan kapasitas, sehingga ketika bertemu dengan badai, terbalik dalam waktu lima menit. Dari 2.000 penumpang diperkirakan, hanya sekitar 64 selamat termasuk hanya satu wanita (Mariama Diouf, yang sedang hamil pada saat itu), dari lebih dari 600 penumpang di atas perempuan kapal. 9. SS Mont-Blanc Kapal barang Perancis ini meledak saat membawa amunisi di Halifax Harbour pada tanggal 6 Desember 1917, dan membunuh 2000 orang di dalamnya dan disekitar kapal di kota Halifax, Nova Scotia, Kanada. Ledakan itu disebabkan oleh tabrakan dengan kapal SS Norwegia Imo. Memasuki Halifax Harbour pada pagi hari tanggal 6 Desember, SS Mont-Blanc menabrak SS Imo outbound di Halifax Narrows. Kebakaran yang disebabkan oleh tabrakan meledakkan muatannya dua puluh menit kemudian, Ledakan besar ini menghancurkan kota dan pelabuhan. 10. RMS Titanic Tenggelamnya kapal Titanic merupakan tragedi yang paling terkenal sepanjang masa di dalam dunia maritim, RMS Titanic adalah kapal penumpang yang tenggelam di Samudera Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912, setelah bertabrakan dengan gunung es selama pelayaran pertamanya dari Southampton, Inggris ke New York City, AS . Tenggelamnya Titanic menyebabkan kematian 1.514 orang, bencana ini merupakan bencana paling mematikan ketiga dalam sejarah maritim non-militer. Pada tanggal 14 April 1912, sekitar 375 km sebelah selatan dari Newfoundland, Titanic menabrak gunung es pada pukul 11:40. Selama dua setengah jam berikutnya, kapal secara bertahap diisi dengan air dan tenggelam.
Penumpang dan beberapa anggota kru dievakuasi di sekoci, banyak yang diluncurkan hanya sebagian terisi. Tepat sebelum 02:20, Titanic pecah dan tenggelam dengan lebih dari seribu orang masih di kapal. Mereka yang di dalam air meninggal dunia dalam beberapa menit karena hipotermia yang disebabkan dinginnya air laut. 710 orang selamat dan dibawa oleh Carpathia RMS beberapa jam kemudian.

Al haya’


Berhiaslah dengan Rasa Malu
(ditulis oleh: Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman bintu ‘Imran)
Ingar-bingar kehidupan remaja kita yang tercermin dari tata pergaulannya sudah sampai pada taraf yang sangat memprihatinkan. Rasa malu seakan memunah sementara ‘keberanian’ merambati perilaku mereka.
Di sudut sebuah sekolah, seorang gadis kecil berseragam sekolah melenggang, diiringi langkahnya dengan sejumlah teman laki-lakinya. Tak canggung dia melempar senyum,tertawa, dan bercanda dengan mereka. Di dalam kelas, suatu yang lazim murid laki-laki duduk bersama dan berdiskusi dengan murid perempuan. Justru suatu pemandangan yang ‘aneh’ bila ada seorang murid yang merasa malu melakukan semua itu. Gelaran ‘kuper’, ‘kutu buku’, ‘sok alim’, ‘anak kampungan’, atau yang lainnya bakal segera menghampirinya.
Belum lagi di tempat lainnya yang lazim dikunjungi anak-anak ‘baru gede’ seusai sekolah atau di waktu senggang mereka. Dengan sedikit memoles bibir dengan lipstik, disertai busana yang sedikit ‘berani’, mereka pun menjelajahi mal-mal. Entah benar-benar untuk berbelanja atau sekedar nampang. Tak sedikit pun rasa canggung menghampiri hati mereka.
Allahul musta’an … Hanya kepada Allah l sajalah kita mengadukan segala kepahitan ini. Di kala rasa malu dalam jiwa anak-anak sudah terkikis. Mereka tak sungkan lagi melakukan segala sesuatu yang dianggap aib oleh syariat. Benarlah apa yang pernah dikatakan oleh Rasulullah n yang disampaikan pada kita oleh Abu Mas’ud ‘Uqbah bin ‘Amirz:
“Sesungguhnya di antara apa yang didapati manusia dari ucapan nabi-nabi yang terdahulu adalah ‘Apabila engkau tidak malu, maka lakukan apa pun yang engkau mau’.” (HR. Al-Bukhari no. 6120)
Al-Imam Al-Khaththabi v mengatakan –sebagaimana dinukil oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar v–, “Yang dapat mencegahseseorang terjatuh dalam kejelekan adalah rasa malu.Sehingga bila dia tinggalkan rasa malu itu, seolah-olah dia diperintah secara tabiat untuk melakukan segala macam kejelekan.”(Fathul Bari, 10/643)
Sebenarnya apa malu itu? Para ulama menjelaskan, malu hakikatnya adalah akhlak yang dapat membawa seseorang untuk meninggalkan perbuatan tercela dan mencegahnya dari mengurangi hak yang lainnya. Demikian dikatakan oleh Al-Imam An-Nawawi t dalam kitab beliau Riyadhush Shalihin, Kitabul Adab Bab Al-Haya` wa Fadhluhu wal Hatstsu ‘alat Takhalluqi bihi.
Malu yang ada pada diri manusia ada dua macam:
Pertama, malu yang berasal dari tabiat dasar seseorang. Ada sebagianorang yang Allah k anugerahi sifat malu, sehingga kita dapati orang itu pemalu sejak kecil. Tidak berbicara kecuali pada sesuatu yang penting, dan tidak melakukan suatu perbuatankecuali ketika ada kepentingan, karena dia pemalu.
Kedua, malu yang diupayakan dari latihan, bukan pembawaan. Artinya, seseorang tadinya bukan seorang pemalu. Dia cakap dalam berbicara dan tangkas berbuat apa pun. Lalu dia bergaul dengan orang-orang yangmemiliki sifat malu dan baik sehingga dia memperoleh sifat itu dari mereka.Malu yang bersifat pembawaan itu lebih utama daripada yang kedua ini. (Syarh Al-Arba’in An-Nawawiyah, Ibnu‘Utsaimin , hal. 234)
Al-Hafizh v menukilkan dari Ar-Raghibbahwa malu adalah menahan diri dariperbuatan jelek. Dan ini merupakan kekhususan yang dimiliki manusia agar dia dapat berhenti dari berbuat apa saja yang dia inginkan, sehingga dia tidak akan seperti hewan. (Fathul Bari, 1/102)
Sifat malu ini mendapatkan pujian dalam syariat Islam. Rasulullah n menyatakan demikian dalam sabdanya yang disampaikan oleh ‘Imran bin Hushain z:
“Malu itu tidaklah datang kecuali dengan membawa kebaikan.” (HR. Al-Bukhari no. 6117 dan Muslim no. 37)
Bahkan beliau n melarang seorang sahabat yang mencela temannya karena rasa malu yang dimilikinya. Dikisahkan oleh Abdullah bin ‘Umar c:
Nabi n pernah menjumpai seseorang yang sedang mencela saudaranya karena malu. Dia mengatakan, “Kamu ini merasa malu,” sampai dia katakan, “Rasa malu itu telah memudaratkanmu!” Maka Rasulullah n pun berkata, “Biarkan dia, karena malu itu termasuk keimanan.” (HR. Al-Bukhari no. 6118 dan Muslim no. 36)
Abu Hurairah z pernah pula mengatakan bahwa Rasulullah n bersabda:
“ Iman itu ada tujuh puluh sekian1 cabang. Cabang yang paling utama adalah ucapan ‘tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah’, yang paling rendah menghilangkan gangguan dari jalan, dan malu itu salah satu cabang keimanan.” (HR. Al-Bukhari no. 48 dan Muslim no. 35)

Managemen Waktu


Anda mungkin telah pernah mengikuti seminar mengenai manajemen waktu , dan mungkin anda sudah sering membaca buku untuk mempelajari bagaimana cara mengatur waktu dengan baik. Anda mungkin juga telah membuat serangkaian perencanaan di buku atau bahkan gadget yang khusus untuk mengatur jadwal anda. Tapi apakah Anda benar-benar membutuhkan semua gadget dan buku itu? Apakah Anda tidak bisa mengatur pekerjaan Anda tanpa alat-alat itu?
Jawabannya sangat sederhana. Semua hal peralatan dan gadget yang Anda pakai untuk mengorganisir waktu Anda tidak akanberguna. Sebelum Anda bisa mengatur waktu Anda, Anda sendiri harus memahami arti dari waktu . Dalam kamus waktu dijelaskan sebagai sebuah periode atau titik dimana suatu hal terjadi.
Ada dua jenis waktu , waktu pada jam dan waktu sebenarnya ( waktu nyata).Dalam waktu pada jam, ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, dua puluh empat jam dalam sehari dan 365 hari dalam setahun. Waktu ini berlalu sama cepatnya. Saat seseorang berusia 50,mereka benar-benar berusia 50. Tidak ada yang kurang ataupun lebih.
Dalam waktu sebenarnya atau waktu nyata, semua waktu itu relatif. Waktu bisa berlalu tergantung dengan apa yang Anda lakukan. Dua jam dalam sebuah pabrik motor bisa terasa seperti dua belas tahun. Dan dua belas tahun masa kanak-kanak anda bisa terasa seperti dua jam saja.
Jenis waktu yang mana yang mewakiliAnda di kehidupan Anda?
Alasan mengapa semua gadget, peralatan dan sistem pengaturan waktu yang Anda gunakan tidak akanberhasil adalah karena semua sistemdan gadget yang Anda miliki itu hanya mengatur waktu pada jam. Waktu pada jam tidak relevan. Anda tidak tidak memiliki akses pada waktu tersebut. Anda hidup di waktu yang nyata, sebuah dunia dimana waktu berjalan begitu cepat saat Anda bahagia, dan terasa begitu lambat saat Anda melakukan hal yang tidak Anda suka.
Berita baiknya adalah bahwa waktu nyata itu terkait dengan mental dan pola pikir. Anda dapat menciptakannya. Apapun yang dapatAnda ciptakan, pasti dapat anda atur.Ini saatnya untuk membuang segala jenis sabotase diri, dan pembatasan diri. Tidak ada lagi alasan “tidak memiliki waktu yang cukup” atau “hari ini bukanlah waktu yang tepat” untuk memulai suatu hal.
Hanya ada tiga cara untuk menghabiskan waktu : berpikir, bercakap-cakap, melakukan sesuatu.Terlepas dari tipe bisnis yang Anda jalani saat ini, bisnis Anda tidak akan terlepas dari ketiga hal ini.
Sebagai seorang pengusaha, waktu yang Anda miliki pasti akan sering terbagi. Saat Anda tidak bisa menghilangkan interupsi-interupsi itu,Anda harus mempertimbangkan berapa banyak waktu yang harus Anda luangkan untuk interupsi tersebut, dan berapa banyak waktu yang harus anda luangkan untuk berpikir, berinteraksi dengan orang lain, dan mengambil tindakan untuk kesuksesan bisnis Anda.

Praktekan ke-sepuluh teknik di bawah ini untuk menguasai pengaturan waktu Anda!
Bawalah jadwal, dan ingatlah seluruh isi pemikiran Anda, percakapan, dan kegiatan yang harus Anda lakukan selama seminggu. Ini akan membantu Anda untuk memahami berapa banyak hal yang dapat Anda selesaikan dalam satu hari, dan kapan waktu – waktu berharga Anda akan berlalu. Anda akan dapat melihat berapa banyak waktu yang Anda luangkan untuk mencapai hasil,dan berapa banyak waktu yang telah Anda buang untuk kegiatan-kegiatan yang tidak produktif.
Segala kegiatan dan percakapan yang penting untuk kesuksesan Anda harus ada jangka waktunya. List pekerjaan Anda akan bertambah sangat banyak jika Anda mengisinya dengan hal-hal yang tidak bisa dikerjakan. Buatlah jadwal untuk diri Anda sendiri dimana Anda bisa meluangkan waktu untuk berpikir danmelakukan hal-hal yang produktif bagi diri Anda. Lakukanlah hal ini secara disiplin.
Rencanakanlah setidaknya 50% dari waktu yang Anda miliki untuk menghasilkan hal yang produktif.
Rencanakanlah waktu untuk beristirahat, menarik diri dari semua kesibukan yang Anda miliki.
Luangkan 30 menit pertama setiap harinya untuk merencanakan hari Anda. Jangan memulai aktivitas Andasebelum Anda selesai merencanakannya. Saat yang paling penting dalam hari Anda adalah saat dimana Anda merencanakannya.
Luangkan waktu selama 5 menit untuk setiap undangan dan keputusan yang harus Anda datangi dan Anda ambil. Ini akan membantu Anda memperlihatkan prioritas yang harus diutamakan, dan membuat Anda merasa bahwa waktu tidak berlalu begitu cepat. Luangkan pula 5menit setelah aktivitas atau keputusan yang Anda ambil untuk menentukan apakah target yang Anda tentukan hari ini tercapai atau tidak. Apakah ada yang terlewat, atau tidak.
Jangan ragu-ragu untuk menolak interupsi dari siapapun juga saat Anda benar-benar harus mengerjakan sesuatu sampai selesai.
Berlatihlah untuk tidak mengangkat semua telepon yang masuk, atau mengecek e-mail yang masuk hanya karena handphone Anda berdering. Matikanlah koneksi telepon Anda. Jangan berikan perhatian Anda secara mudah kepada orang lain kecuali hal itu benar-benar krusial dalam bisnis Anda. Jika hal itu benar-benar menentukan bisnis Anda kedepannya, Anda malah harus menyediakan jadwal khusus untuk meladeninya

Managemen Waktu


Anda mungkin telah pernah mengikuti seminar mengenai manajemen waktu , dan mungkin anda sudah sering membaca buku untuk mempelajari bagaimana cara mengatur waktu dengan baik. Anda mungkin juga telah membuat serangkaian perencanaan di buku atau bahkan gadget yang khusus untuk mengatur jadwal anda. Tapi apakah Anda benar-benar membutuhkan semua gadget dan buku itu? Apakah Anda tidak bisa mengatur pekerjaan Anda tanpa alat-alat itu?
Jawabannya sangat sederhana. Semua hal peralatan dan gadget yang Anda pakai untuk mengorganisir waktu Anda tidak akanberguna. Sebelum Anda bisa mengatur waktu Anda, Anda sendiri harus memahami arti dari waktu . Dalam kamus waktu dijelaskan sebagai sebuah periode atau titik dimana suatu hal terjadi.
Ada dua jenis waktu , waktu pada jam dan waktu sebenarnya ( waktu nyata).Dalam waktu pada jam, ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, dua puluh empat jam dalam sehari dan 365 hari dalam setahun. Waktu ini berlalu sama cepatnya. Saat seseorang berusia 50,mereka benar-benar berusia 50. Tidak ada yang kurang ataupun lebih.
Dalam waktu sebenarnya atau waktu nyata, semua waktu itu relatif. Waktu bisa berlalu tergantung dengan apa yang Anda lakukan. Dua jam dalam sebuah pabrik motor bisa terasa seperti dua belas tahun. Dan dua belas tahun masa kanak-kanak anda bisa terasa seperti dua jam saja.
Jenis waktu yang mana yang mewakiliAnda di kehidupan Anda?
Alasan mengapa semua gadget, peralatan dan sistem pengaturan waktu yang Anda gunakan tidak akanberhasil adalah karena semua sistemdan gadget yang Anda miliki itu hanya mengatur waktu pada jam. Waktu pada jam tidak relevan. Anda tidak tidak memiliki akses pada waktu tersebut. Anda hidup di waktu yang nyata, sebuah dunia dimana waktu berjalan begitu cepat saat Anda bahagia, dan terasa begitu lambat saat Anda melakukan hal yang tidak Anda suka.
Berita baiknya adalah bahwa waktu nyata itu terkait dengan mental dan pola pikir. Anda dapat menciptakannya. Apapun yang dapatAnda ciptakan, pasti dapat anda atur.Ini saatnya untuk membuang segala jenis sabotase diri, dan pembatasan diri. Tidak ada lagi alasan “tidak memiliki waktu yang cukup” atau “hari ini bukanlah waktu yang tepat” untuk memulai suatu hal.
Hanya ada tiga cara untuk menghabiskan waktu : berpikir, bercakap-cakap, melakukan sesuatu.Terlepas dari tipe bisnis yang Anda jalani saat ini, bisnis Anda tidak akan terlepas dari ketiga hal ini.
Sebagai seorang pengusaha, waktu yang Anda miliki pasti akan sering terbagi. Saat Anda tidak bisa menghilangkan interupsi-interupsi itu,Anda harus mempertimbangkan berapa banyak waktu yang harus Anda luangkan untuk interupsi tersebut, dan berapa banyak waktu yang harus anda luangkan untuk berpikir, berinteraksi dengan orang lain, dan mengambil tindakan untuk kesuksesan bisnis Anda.

Praktekan ke-sepuluh teknik di bawah ini untuk menguasai pengaturan waktu Anda!
Bawalah jadwal, dan ingatlah seluruh isi pemikiran Anda, percakapan, dan kegiatan yang harus Anda lakukan selama seminggu. Ini akan membantu Anda untuk memahami berapa banyak hal yang dapat Anda selesaikan dalam satu hari, dan kapan waktu – waktu berharga Anda akan berlalu. Anda akan dapat melihat berapa banyak waktu yang Anda luangkan untuk mencapai hasil,dan berapa banyak waktu yang telah Anda buang untuk kegiatan-kegiatan yang tidak produktif.
Segala kegiatan dan percakapan yang penting untuk kesuksesan Anda harus ada jangka waktunya. List pekerjaan Anda akan bertambah sangat banyak jika Anda mengisinya dengan hal-hal yang tidak bisa dikerjakan. Buatlah jadwal untuk diri Anda sendiri dimana Anda bisa meluangkan waktu untuk berpikir danmelakukan hal-hal yang produktif bagi diri Anda. Lakukanlah hal ini secara disiplin.
Rencanakanlah setidaknya 50% dari waktu yang Anda miliki untuk menghasilkan hal yang produktif.
Rencanakanlah waktu untuk beristirahat, menarik diri dari semua kesibukan yang Anda miliki.
Luangkan 30 menit pertama setiap harinya untuk merencanakan hari Anda. Jangan memulai aktivitas Andasebelum Anda selesai merencanakannya. Saat yang paling penting dalam hari Anda adalah saat dimana Anda merencanakannya.
Luangkan waktu selama 5 menit untuk setiap undangan dan keputusan yang harus Anda datangi dan Anda ambil. Ini akan membantu Anda memperlihatkan prioritas yang harus diutamakan, dan membuat Anda merasa bahwa waktu tidak berlalu begitu cepat. Luangkan pula 5menit setelah aktivitas atau keputusan yang Anda ambil untuk menentukan apakah target yang Anda tentukan hari ini tercapai atau tidak. Apakah ada yang terlewat, atau tidak.
Jangan ragu-ragu untuk menolak interupsi dari siapapun juga saat Anda benar-benar harus mengerjakan sesuatu sampai selesai.
Berlatihlah untuk tidak mengangkat semua telepon yang masuk, atau mengecek e-mail yang masuk hanya karena handphone Anda berdering. Matikanlah koneksi telepon Anda. Jangan berikan perhatian Anda secara mudah kepada orang lain kecuali hal itu benar-benar krusial dalam bisnis Anda. Jika hal itu benar-benar menentukan bisnis Anda kedepannya, Anda malah harus menyediakan jadwal khusus untuk meladeninya